Struktur Membran Sel



Membran sel sangat tipis dan halus, tebalnya antara 6-10 nm. Membran sel mengandung lipid, protein, dan karbohidrat. Bagian terbesar dari membrane sel adalah fosfolipif, protein, glikolippid dan kolesterol. Ada beberapa teori model membrane sel yaitu:

Struktur Membran Sel

  •             Model Membran Lipida dua Lapis, model ini dikemukakan oleh Evert Gorter & F. Grendel (1925), menurut teori ini membrane sel merupakan lapisan lipida dua lapis berkesinambungan penuh. Dengan teori ini dapat dijelaskan bahwa zat-zat nonpolar atau yang hidrophobik akan mudah melintasi membrane sel, namun tidak dapat menjelaskan bagaimna zat-zat yang polar atau hidrophilik dapat melintasi membrane sel tersebut.
  •             Model membrane lipida mozaik, menurut Hober (1946) lapisan lipida dua lapis ini tidak berkesinambungan, namun terdapat ce;ah-celah yang membentuk pori-pori halus dengan demikian dapat melakukan zat-zat yang bersifat polar. Namun, karena pori-pori ini sangat kecil (tidak akan lebih dari 0,7 nm), maa tidak dapat menjelaskan kemungkinannya untuk dapat dilalui oleh ion-ion ataupun molekul-molekul dengan ukuran yang agak besar.
  •        Model Membran Pauci-molekuler, model ini dikemukakan oleh Danielli & Davson (1935) yang dikembangkan oleh Robertson. Menurut teori ini terdapat protei pembatas pori-pori yang menutupi lapisan luar dan lapisan dalam dari membrane lipida dua lapis yang tidak berkesinambungan penuh. Dengan adanya protein penutup ini molekul-molekul dengan ukuran agak besar (ion-ion atau glukosa) dapat keluar masuk melalui ori-pori antar protein namun tidak dapat menjelaskan bagaimana masuknya zat-zat yang nonpolar.
  •       Model Membran Mozaik Cair, model ini dikemukakan oleh Singer ( 1974). Menurut Singer lapisan lipida dua lapis ini tidak seluruhnya berkesinambungan, dan pada beberapa tempat terdapat protein yang terletak perifer maupun yang integral. Dengan model membrane sel seperti ini maka akan terjawab bagaimana mask dan keluarnya zat-zat yang polar maupun non polar. Zat-zat yang nonpolar akan mudah keluar masuk melalui lapisan lipida lapis dua, sedangkan zat-zat yang polar akan keluar-masuk melalui protein integral. (Untuk lebih lengkapnya tentang Model Membran Mozaik Cair Klik Disini)