Transposisi Gen


Transposisi Gen - Selain melalui mekanisme rekombinasi homolog atau rekombinasi khusus, rekombinasi genetik juga dapat berlangsung karena transposisi. Transposisi adalah suatu proses perpindahan elemen genetik dari satu lokus dalam kormosom, plasmid, atau genom virus, ke bagian lain kromosom yang sama, atau bahkan ke suatu lokus dalam kromosom lain. Elemen genetik yang berpindah tersebut dapat berupa satu gen atau beberapa gen yang bertaut dan dikenal sebagai elemen genetik yang bertransposisi atau sering juga disebut transposon.

Elemen genetuk yang dapat bertransposisi tersebut ditemukan baik dalam prokariot, eukariot, maupun dalam bakteriofag. semua transposon membawa kode genetiku untuk satu atau lebih dari satu protein yang diperlukan untuk transposisi. Di samping itu, beberapa transposon juga membawa gen lain yang menghasilkan fenotipe tertentu, misalnya ketahanan terhadap antibiotik tertentu.

Transposisi Gen



Pengelompokan transposon
Berdasarkan atas mekanisme perpindahan (transposisi), transposon dapat digolongkan menjadi tiga kategori:

  • Transposon potong tempel
  • Transposoon Replikatif
  • Retrotransposon
Pada masa kini, transposon dianggap sebagai relik (peninggalan) evolusi dari masa lalu dan dianggap sebagai sisa-sisa virus yang telah terintegrasi ke dalam genom suatu organism (Citizendium). Pada mulanya, transposon diduga sebagai fragmen yang tidak berguna atau disebut “sampah” DNA dan “egois” DNA hingga akhirnya diketahui bahwa transposon ternyata memiliki peranan penting dalam perkembangan organism (Addy, 2009).  “Sampah” DNA karena tidak ada manfaat yang jelas bagi inang mereka. Sedangkan, “egois” DNA karena transposon tampaknya hanya berfungsi untuk membuat salinan bagi diri mereka sendiri
thumbnail Title : Transposisi Gen
Posted by : Budhii Yanto
Published : 2019-03-01T18:15:00+08:00
Rating : 4,5
Reviewer : 50 Reviews

Posted by: Budiyanto
biologionline Updated at: 18.15